Showing posts with label Ra Jelas Blas. Show all posts
Showing posts with label Ra Jelas Blas. Show all posts

Tuesday, February 14, 2012

Truly Discovery


I always runaway from everything, from my fear, from my enemy, from challenge, and even from my goal. When I feel uncomforted or there is nothing right of certain place I always think where I can find a better place. When I study in university, I’m not satisfied from what I have done and what I have get, so I prefer run away and looking for other place, as well when I’m working, I’m “escape” from my previous company because not suitable with my passion. Than now I’m in new place again, and I found something not right here, there something that distract my mind, so I think I should run away again.
Oh my god, my life full of escaping from reality. But now its different, I realize if I should not run from my place, but from my uncomforted feeling. I have to find something bright in my place. What is it? How I can find it? Nobody say it was easy to find something different from the one thing.
The other eyes
That’s the answer, the key of all my anxiety. I have to see one thing with the other eyes, so I would get some perspective. I call that with “Truly Discovery”. Than I can find something new from one thing, I can get insight. Like what wise man say: there are always possibilities in every difficulties.
Truly Discovery is Not Consist of Finding a New Land, But When Seeing the Same Place With Other Eyes (Unknown). So lets seeing our place with other eyes, than you will just feel wonderful (hahahaha, sok…maklum kejar setoran ra due kegiatan).

Wednesday, April 28, 2010

lebih baik mati berkalang tanah daripada hidup bercermin bangkai

Thursday,
29th april 2010, at 00.37 am

Hari ini, lebih tepatnya kemarin hari rabu (karena sudah lewat pukul 24.00) aku melakukan berbagai macam aktivitas, mulai dari aktivitas tidak penting, aktivitas tambahan dan aktivitas penting. Aktivitas tambahan menurutku adalah aktivitas yang sebenarnya tidak ada dalam rencanaku, tapi karena sepertinya bermanfaat dan menarik, maka aku melakukanya. Aktivitas tambahan yang hari ini aku lakukan adalah menyaksikan seminar desertasi dari Bapak Bagus Riyono, seorang dosen idolaku. Dia membuat desertasi dengan judul "Autonomy of the Force".

Ini adalah penelitian tentang teori motivasi. Kita sudah tahu banyak tentang teori motivasi, namun menurutku belajar tentang motivasi itu tidak hentinya, seperti halnya kita makan. Istilah motivasi untuk hal ini adalah "food for the soul" jadi jiwa kita juga harus kita beri makan seperti halnya fisik kita. Kembali lagi ke desertasi.... secara keseluruhan aku sangat tertarik dengan desertasi Pak Bagus, dan ada satu bagian tambahan yang paling menarik perhatianku, bagian ini termasuk dalam tema ke lima dalam teori motivasi yaitu tentang "meaning", yang terdiri dari self efficacy, contribution, self actualization, enjoyment, dan valence.

Salah satu sumber motivasi adalah meaning, maksudnya adalah kita mencari makna dalam hidup. Dari presentasi tadi sebenarnya ada lima tema dalam motivasi, itu adalah urge, freedom to choose, challenge, incentive, dan meaning. Sumber motivasi untuk masing-masing orang memang berbeda, kalau berdasarkan diriku yang selalu dibebaskan keluargaku untuk berbuat apapun asal bertanggung jawab (punya freedom), trus lumayan terpenuhi kebutuhanya (ada incentive), nggak begitu tertarik dengan tantangan, tapi go with the flow (tidak termotivasi challenge), dan punya emosi datar (tidak terlalu interest dan nggak punya revenge), MAKA semua yang kulakukan selama ini lebih pada untuk mencoba menciptakan MAKNA, ARTI, dan MANFAAT keberadaanku.

Karena sudah jam satu malam, dan skripsiku belum jadi, sepertinya tulisan ini balum bisa disempurnakan.

(ditulis sambil menunggu partai semifinal liga champions 2009/2010, second leg, barcelona vs inter milan)

Monday, April 12, 2010

Before Sunshine

Before Sunshine

Sekitar tiga hari ini aku selalu bangun kesiangan. Hari sabtu bangun jam tujuh, hari minggu bangun jam lima, dan hari senin ini bangun jam tujuh lagi...
Wah, bagiku yang sedang dalam program pengurangan tidur, yang seperti itu jelas sangat menyesakan. Rasanya kecewa banget bangun siang, rencana hari ini sepertinya jadi akan berantakan semua. Apalagi kalau ingat salah satu kata-kata mutiara karanganku beberapa bulan yang lalu "hal pertama yang akan menghancurkan harimu dan menggagalkan rencanamu adalah bangu kesiangan". Memang bangun kesiangan bukan budayaku, sebagai orang yang merasa bodoh, dan tertinggal, aku harus mengurangi tidurku. Aku harus menambah jam belajarku sehingga aku bisa mengejar ketertinggalan. Dasar dari logika ini adalah prinsip bahwa seorang pelari yang tertinggal akan mampu mengejar ketertinggalanya kalau ia berlari lebih lama. Jadi bisa di analogikan kalau aku itu harus berlari lebih lama untuk mengejar ketinggalanku.
Karena kenyataanya memang aku tertinggal. Tapi its okay, karena yang harus kulakukan hanya perlu berlari lebih lama lagi. Apalagi kalau di analogikan bahwa kecepatan lari adalah kecerdasan seseorang, aku juga sadar kalau lariku juga tidak terlalu cepat, karena itu aku tidak boleh banyak istirahat agar tidak semakin tertinggal.

Loh kok malah jadi ceritanya melebar seperti ini....
Kembali ke topik bahasan bangun subuh lagi. Aku tertarik membahas ini karena sebenarnya, biasanya, seharusnya, dan normalnya aku bangun setiap hari jam empat pagi. Alarm ku juga di set untuk hidup jam-jam segitu, tetapi biasanya aku sudah bangun sebelum alarm berbunyi. Padahal aku setiap hari selalu tidur minimal jam dua belas malam. Memang konsekuensi dari tekor tidur di malam hari ini adalah lemes mulai siang, dan kalau agak bebas sore hari aku bisa tidur lagi. Nah di saat kemarin aku bangun kesiangan, aku malah menemukan artikel unik dari Wahyu Suparno. Si bule skotlandia yang sekarang jadi mualaf. Katanya kalau biasa terbangun subuh tanpa jam weker itu tandanya malaikat dekat dengan kita.

Kalau tips dan trik biar seger setelah bangun pagi dariku sih ada beberapa
1. cuci muka
2. gosok gigi
3. bikin susu panas
4. kalau itu semua tidak mempan ya sudah tidur lagi.....

Duh berarti sekarang aku jauh dari malaikat dong...huf huf
Trus alasan pentingnya tidak tidur lagi setelah subuh adalah karena jam biologis kita akan mengalami kekacauan, saat kita mulai tidur...lagi... tubuh kita mengira kalau itu adalah waktu malam, akibatnya kita hanya akan mengantuk di hari itu (emang gitu ya?)
12 april 2010,
21.00 pm at my bedroom